Example floating
Example floating
/>
Pemda Aru

Komitmen Polres Kepulauan Aru Cegah Narkoba, Siswa SMA Katolik Yos Sudarso Dobo Dibekali Edukasi Saat MPLS

31
×

Komitmen Polres Kepulauan Aru Cegah Narkoba, Siswa SMA Katolik Yos Sudarso Dobo Dibekali Edukasi Saat MPLS

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DELIKMALUKU29NEWS.COM,DOBO,-Polres Kepulauan Aru terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini di kalangan pelajar melalui kegiatan edukasi yang menyasar di lingkungan sekolah di Dobo.

Sosialisasi tersebut dalam rangka masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), P.S. Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Aru, Iptu Galip Rumpay, memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) serta berbagai fenomena sosial yang marak di kalangan remaja di SMA Katolik Yos Sudarso Dobo, pada Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Katolik Yos Sudarso Dobo itu diikuti dengan antusias oleh para peserta didik baru. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia MPLS, Daniel Nanlohy, sebelum dilanjutkan dengan penyampaian materi Iptu Galip Rumpay.

Dalam pemaparannya, Iptu Galip Rumpay, menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase yang sangat rentan terhadap berbagai pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, konsumsi minuman keras, hingga perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Ia menjelaskan, penyalahgunaan NAPZA tidak hanya berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan prestasi belajar, merusak hubungan dengan keluarga, bahkan berujung pada persoalan hukum. Karena itu, para pelajar diminta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

Selain membahas bahaya NAPZA, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai fenomena sosial yang kerap dihadapi remaja. Melalui penyuluhan tersebut, para siswa diajak lebih bijak dalam memilih pergaulan, memanfaatkan media sosial secara positif, serta menjaga sikap dan perilaku agar tidak terjerumus ke dalam tindakan yang melanggar hukum.

Iptu Galip Rumpay berharap sosialisasi tersebut mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini sehingga para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.

Menurutnya, siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga diharapkan menjadi agent perubahan yang mampu menyebarkan pesan-pesan antinarkoba kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat.

“Melalui edukasi ini kami berharap para siswa mampu menjadi motor penggerak dalam menyuarakan gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, sekaligus berperan aktif membantu Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Iptu Galip Rumpay.

Pihak SMA Katolik Yos Sudarso Dobo menyambut positif kehadiran Polres Kepulauan Aru dalam rangkaian kegiatan MPLS. Edukasi tersebut dinilai sangat penting sebagai bekal bagi peserta didik baru untuk memahami bahaya narkoba sekaligus menghadapi berbagai tantangan pergaulan di era modern.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak aktif mengikuti materi dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja saat ini. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa penyuluhan semacam ini sangat dibutuhkan sebagai langkah pencegahan sejak dini terhadap penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.

Kegiatan sosialisasi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, serta menjadi pelopor dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja.(DMC-DS).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *