DELIKMALUKU29NEWS.COM,TIAKUR,- Polres Maluku Barat Daya (MBD) memberikan penghargaan kepada para atlet yang membawa nama MBD dan Polda Maluku dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara ramah tamah yang digelar di Lobi Polres MBD, Rabu (26/8/2026) siang.
Kegiatan dihadiri Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana, Wakapolres MBD Kompol Jandry F. Alfons, para pejabat utama Polres MBD, Pengurus Cabang Taekwondo MBD, atlet dan orang tua atlet.
Dalam ajang yang berlangsung pada 9–11 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, kontingen MBD menurunkan 12 atlet.
Hasilnya, kontingen tersebut membawa pulang 11 medali, terdiri dari tiga emas, tujuh perak dan satu perunggu.
Dua medali emas dari kategori khusus Polri diraih BRIPDA Aditya Keiwury, personel Polsek Serwaru Polres MBD, dan BHARADA Wandi Tuheteru, personel Kompi 4 Batalyon C Sat Brimob Polda Maluku.
Satu emas lainnya diraih atlet Ria Safitri Andini.
Sementara medali perak pada kategori khusus Polri dipersembahkan BRIPDA Alvianrivan Pattipeilohy, personel Kompi 4 Batalyon C Sat Brimob Polda Maluku.
Enam medali perak lainnya diraih atlet kategori Cadet, masing-masing Betania Karmel Taniwel, Chrisbelle Gisella Louhenapessy, Framhel Grisel Lekransy, Cristabella Asaria Lesnussa, Eljire Pera dan Sepqueen Villy Remiasa.
Adapun satu medali perunggu pada kategori Prestasi Junior diraih Frenando Laban Naskay.
Atas capaian tersebut, Kapolres MBD bersama Wakapolres dan Pengurus Cabang Taekwondo MBD menyerahkan piagam penghargaan serta uang pembinaan kepada para atlet.
Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan kedisiplinan atlet selama mengikuti kompetisi.
“Prestasi yang diraih para atlet ini merupakan kebanggaan kita bersama. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan disiplin, kerja keras dan kemauan yang kuat, anak-anak Maluku Barat Daya mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” kata Budhi.
Menurut dia, capaian atlet tidak semata-mata diukur dari jumlah medali. Proses latihan, keberanian bertanding dan sportivitas juga menjadi bagian penting dari prestasi tersebut.
Budhi berharap capaian itu menjadi motivasi bagi generasi muda MBD untuk mengembangkan potensi, khususnya di bidang olahraga.
“Saya berharap prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pelatih, Pengurus Cabang Taekwondo MBD, orang tua dan pihak-pihak yang selama ini mendukung pembinaan para atlet.
Menurut Budhi, pembinaan olahraga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak atlet asal MBD mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“Polri siap mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat membentuk karakter generasi muda. Olahraga bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga membangun disiplin, mental, keberanian, tanggung jawab dan sportivitas,” katanya.
Acara ramah tamah tersebut sekaligus menjadi ruang bagi atlet, orang tua, pelatih dan jajaran Polres MBD untuk berbagi pengalaman setelah mengikuti kompetisi nasional.
Capaian 11 medali dalam Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII diharapkan menjadi pemicu bagi penguatan pembinaan olahraga di MBD, sekaligus membuka peluang bagi munculnya atlet-atlet baru yang mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional.(DMC-DS).
















