DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,– Wakil Koordinator Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Timur Hamdi Jempot secara resmi membuka kegiatan Diskusi Panel “Energi Untuk Maluku : BBM, LPG dan Masa Depan Blok Masela” dan Konferensi Wilayah (Konferwil) III AMSI Maluku.
Kegiatan ini berlangsung di Ballroom, lantai 9, Zest Hotel Ambon, Selasa pagi (20/10/2026).

Diskusi ini menghadirkan narasumber, yakni Bodewin Wattimena (Wali Kota Ambon), Abdul Haris (Kadis ESDM Maluku), Pradita Kusuma Sabarini ( Amsi Nasional) dan Hagasetya Nugraha ( External Relations Inpex) serta dipandu oleh Muhamad Yani Kubangun sebagai moderator.
Wakil Koordinator AMSI Wilayah Timur, Hamdi Jempot, dalam sambutannya, sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan, Konferwil ke-III ini menjadi momentum penting bagi AMSI dalam memperkuat peran media siber sebagai pilar informasi yang kredibel, independen, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Konferwil bagi AMSI Maluku adalah momentum penting. Ini adalah ruang untuk melihat kembali apa yang sudah kita kerjakan, apa yang masih harus kita perbaiki, dan ke mana organisasi ini akan kita arahkan ke depan,” ucap Hamdi.
Hamdi melanjutkan, seperti yang diketahui bahwa, dunia media saat ini berubah sangat cepat.
“Cara masyarakat mendapatkan informasi juga berubah. Persaingan industri media semakin ketat,” jelasnya.
Tetapi, menurut Hamdi, ada satu hal yang tidak boleh berubah, yakni
komitmen kita terhadap jurnalistik yang akurat, berimbang, profesional dan dapat dipercaya.
“Kami ingin terus mendorong perusahaan media untuk tumbuh secara profesional dan berkelanjutan,” katanya.
Hamdi juga ingin media bukan hanya cepat memberitakan sebuah peristiwa, tetapi juga mampu memberikan informasi yang benar, memberikan konteks, dan membantu masyarakat memahami persoalan.
“Itulah salah satu alasan mengapa dalam rangkaian Konferwil III AMSI Maluku ini, kami menghadirkan diskusi panel mengenai energi dan menjaga kerjasama dengan pemerintah,” jelasnya.
Lebih jauh Hamdi mengatakan, kenapa energi? karena energi adalah kebutuhan masyarakat. Energi kebutuhan sehari – hari.
“Dan bagi Maluku sebagai daerah kepulauan, persoalan distribusi energi tentu memiliki tantangan tersendiri,” tutur dia.
Di sisi lain, kata Hamdi, diskusi ini juga berbicara tentang masa depan LNG Blok Masela.
“Kami berharap, pembangunan Blok Masela nantinya tidak hanya berbicara tentang investasi. Tetapi juga berbicara tentang manfaat bagi masyarakat Maluku,” katanya.
Melalui Konferwil III AMSI Maluku ini, Hamdi mengajak semua bersatu untuk perkuat organisasi. Mari kita tingkatkan profesionalisme perusahaan media. Dan mari pastikan media siber di Maluku tetap hadir sebagai sumber informasi yang dipercaya masyarakat.
“Kita boleh berbeda pandangan. Kita boleh berbeda kepentingan.
Tetapi kita memiliki satu tujuan, yaitu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan pembangunan Maluku,” ujarnya.
Akhirny, Hamdi berharap, Konferwil III AMSI Maluku dan diskusi panel hari ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan gagasan serta pemikiran yang bermanfaat.
“Semoga dari forum ini lahir Kolaborasi-kolaborasi baru. Karena Maluku tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Maluku membutuhkan kolaborasi,” pungkas Hamdi.(DMC-DS).















