Example floating
Example floating
Pemkot Ambon

Bodewin Wattimena: Rapor Pendidikan Jadi Dasar Perbaiki Mutu Pendidikan di Kota Ambon

19
×

Bodewin Wattimena: Rapor Pendidikan Jadi Dasar Perbaiki Mutu Pendidikan di Kota Ambon

Sebarkan artikel ini

DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,–Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam upaya membangun bangsa. Karena itu, peningkatan mutu dan kualitas pendidikan harus menjadi perhatian bersama, mulai dari pemerintah hingga satuan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Bodewin saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Evaluasi dan Peningkatan Rapor Pendidikan Jenjang SD dan SMP yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Ambon di Hotel Manise Ambon, Kamis (24/9/2026).

Menurut Bodewin, banyak ahli telah menegaskan bahwa kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Bahkan, kata dia, Bung Hatta pernah mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi, fisik, dan berbagai sektor lainnya harus tetap diiringi dengan pembangunan pendidikan.

“Pendidikan adalah investasi masa kini dan masa yang akan datang,” kata Bodewin.

Ia menambahkan, pendidikan yang baik dan berkualitas akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pada akhirnya, hal tersebut akan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara.

Karena itu, Bodewin meminta seluruh jenjang pemerintahan memberikan perhatian serius terhadap sektor pendidikan, termasuk melalui pengalokasian anggaran sesuai ketentuan, peningkatan kesejahteraan guru, serta pembenahan sistem pendidikan.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, pemerintah dan satuan pendidikan tidak boleh hanya mengandalkan asumsi dalam menentukan kebijakan maupun program.

“Kalau kita ingin meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, kita tidak bisa hanya berpedoman pada asumsi. Kita harus memiliki data yang akurat,” ujarnya.

Bodewin menjelaskan, data tersebut penting sebagai dasar untuk melakukan evaluasi, mengidentifikasi persoalan yang terjadi, sekaligus menentukan langkah penyelesaian yang tepat.
Dalam konteks tersebut, rapor pendidikan memiliki peran penting karena tidak sekadar menyajikan angka atau hasil penilaian terhadap satuan pendidikan.

“Rapor pendidikan itu bukan sekadar angka, bukan sekadar tampilan hasil penilaian terhadap satuan pendidikan. Tetapi harus kita manfaatkan sebagai alat untuk memperbaiki dan meningkatkan berbagai indikator dan variabel yang masih kurang,” jelasnya.

Ia meminta para kepala sekolah dan tenaga pendidik tidak berhenti pada mengetahui hasil rapor pendidikan. Lebih dari itu, mereka harus mampu menggali akar persoalan dari setiap indikator yang masih rendah dan kemudian menyusun program berdasarkan akar masalah tersebut.

“Kalau indikator ini belum membaik, masalahnya apa? Angkanya sudah ada, capaiannya sudah ada. Tugas Bapak dan Ibu adalah menggali akar masalah tersebut, lalu cabut akar masalahnya,” tegas Bodewin.

Menurutnya, program yang disusun harus benar-benar berkaitan dengan persoalan yang ditemukan. Jangan sampai akar masalah berada pada satu persoalan, tetapi program yang dibuat justru menyasar persoalan lain.

“Jangan lagi akar masalah di A, bikin program di B. Nanti merah tetap merah, kuning tetap kuning, bahkan yang hijau bisa turun menjadi merah,” katanya.

Bodewin juga mengapresiasi perkembangan capaian pendidikan Kota Ambon dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut, berdasarkan data rapor pendidikan, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kota Ambon menunjukkan perkembangan positif.

Ia mengatakan capaian Kota Ambon meningkat dari sekitar 60,51 persen, kemudian naik menjadi 71,73 persen, selanjutnya mencapai 75,1 persen, dan pada 2025 berada di angka 75,51 persen.

“Terjadi kenaikan. Tiga tahun terakhir kita berjalan naik. Pasti banyak persoalan yang mempengaruhinya, tetapi saya ingin sampaikan bahwa ternyata sudah ada akar masalah yang bisa kita identifikasi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan Bimtek tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial atau ruang berkumpul bagi para peserta, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas rapor pendidikan setiap satuan pendidikan.

“Bimtek ini jangan sekadar kita melakukan kegiatan, kumpul-kumpul karena sudah lama tidak baku dapa. Yang pasti Bimtek ini harus berdampak pada rapor yang masih merah menjadi hijau,” tegasnya.

Bodewin menargetkan selama masa kepemimpinannya, Kota Ambon dapat mencapai kategori tuntas mandiri dalam SPM pendidikan.

“Selama saya masih jadi Wali Kota, kita masuk tuntas mandiri. Kita dipercayakan oleh Yang Maha Kuasa hari ini untuk memperbaiki mutu dan kualitas pendidikan di Kota Ambon, sehingga kita menjadi pelaku sejarah,” pungkasnya.(DMC-DS).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *