DELIKMALUKU29NEWS.COM,NAMLEA,–Pemerintah Kabupaten Buru terus mendorong pengembangan pembangunan infrastruktur sumber daya air sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat pembangunan daerah.
Komitmen tersebut terlihat melalui audiensi dan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku yang berlangsung di Ambon, Senin (2/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Buru, Ikram Umasugi S.E.,diwakili oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buru, Rifai Umasugi, S.T.
Audiensi ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Buru untuk membangun sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BWS Maluku dalam memperjuangkan kebutuhan pembangunan infrastruktur sumber daya air di Kabupaten Buru.
Pemerintah daerah memandang pembangunan infrastruktur sumber daya air memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan masyarakat, terutama terkait pengelolaan sungai, pengembangan jaringan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, konservasi sumber daya air, serta perlindungan kawasan pesisir.
Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Buru berharap berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur sumber daya air di wilayah Kabupaten Buru dapat menjadi perhatian dan masuk dalam perencanaan program pembangunan BWS Maluku sesuai kewenangan dan skala prioritas.
Kepala Dinas PU Kabupaten Buru, Rifai Umasugi, S.T.,menyampaikan harapannya agar program pembangunan infrastruktur sumber daya air yang diperjuangkan pemerintah daerah dapat segera direalisasikan di Kabupaten Buru.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur sumber daya air sangat dibutuhkan masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar, aktivitas ekonomi, pertanian, serta perlindungan lingkungan.
“Kami sangat berharap berbagai program pembangunan infrastruktur sumber daya air yang telah dikoordinasikan bersama BWS Maluku dapat secepatnya direalisasikan di Kabupaten Buru. Harapan kami, program-program tersebut tidak hanya menjadi perencanaan, tetapi benar-benar dapat diwujudkan sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” ungkap Rifai.
Ia juga berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Buru dan BWS Maluku terus diperkuat agar kebutuhan pembangunan infrastruktur sumber daya air di daerah dapat memperoleh perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat, mengingat pembangunan infrastruktur sumber daya air membutuhkan perencanaan teknis, dukungan anggaran, serta penanganan yang terintegrasi.
BWS Maluku sendiri memiliki tugas dan fungsi dalam pengelolaan sumber daya air, termasuk perencanaan, pembangunan, operasi dan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerjanya.
Karena itu, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Buru dan BWS Maluku diharapkan dapat membuka peluang percepatan pembangunan berbagai infrastruktur sumber daya air yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pemkab Buru berharap audiensi tersebut menjadi langkah awal bagi penguatan kerja sama dan tindak lanjut program pembangunan sumber daya air secara berkelanjutan di Kabupaten Buru. (DMC-TIM).















