Example floating
Example floating
Example 728x250
AnekaPemerintahTeknologiUmum

Ekspedisi Patriot ITB-Kementrans Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Komoditas Unggulan Kawasan Transmigrasi Sapalewa, Maluku

177
×

Ekspedisi Patriot ITB-Kementrans Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Komoditas Unggulan Kawasan Transmigrasi Sapalewa, Maluku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Delikmaluku29news.com,Ambon,-Tim ekspedisi patriot diketuai oleh Dr. Acep Purqon dosen Fisika FMIPA ITB, dengan beberapa anggota yakni, Annisaa Auliyaa, Astronia Lauda, Azizah Nur Fitriani, dan Ine Riswanti, mengundang berbagai dinas terkait menggelar kegiatan FGD (Focus Group Discussion) yang dilangsungkan di kantor Bupati Maluku Tengah, Senin, (10/11/2025).

 

Ekspedisi Patriot merupakan salah satu program inti dari Kementerian Transmigrasi yang bekerja sama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia dalam kegiatan tersebut bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan tujuan melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi untuk menyukseskan asta cita di kawasan transmigrasi, yang difokuskan pada kawasan Sapalewa, Seram, Maluku.

Ekspedisi ini berlangsung 4 bulan untuk periode Agustus-Desember 2025 dan bertujuan menyusun rekomendasi evaluatif berbasis data dan partisipatif atas kondisi eksisting kawasan transmigrasi, sebagai fondasi untuk desain tata kelola kolaboratif dan
pengembangan korporasi masyarakat di tahap-tahap selanjutnya guna membangun kawasan transmigrasi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Kawasan Sapalewa, Maluku.

Ada tujuh (7) narasumber yang dihadirkan untuk mendukung rekomendasi untuk kawasan ini yaitu dari bidang perencanaan dinas transmigrasi dan tenaga kerja, bidang
pengembangan dinas transmigrasi dan tenaga kerja, balai pemantapan kawasan hutan dan UPTD kesatuan pengelolaan hutan, kantor pertanahan, dinas tanaman pangan dan hortikultura, dinas pemberdayaan masyarakat, negeri, dan perlindungan anak, dan badan perencanaan, penelitian dan pengembangan daerah (bapplitbangda).

7 narasumber berturut-turut akan merangkum kebutuhan data eksisting dan rekomendasi kebijakan untuk kawasan ini berupa 7 isu yaitu secara historis, rencana pengembangan kawasan transmigrasi, batas & mekanisme pelepasan kawasan hutan, batas administratif, percetakan sawah, kelembagaan masyarakat, dan arah kebijakan pembangunan daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, dalam hal ini diwakili dinas teknis terkait.

Dalam kesempatan itu, bupati menyambut baik kegiatan tersebut dan bisa merumuskan potensi dan rekomendasi wilayah Kawasan tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini , yaitu Camat dari Kawasan transmigrasi.

Lebih lanjut Dr. Acep Purqon menyebutkan bahwa ada berbagai temuan menarik selama tim berada di lokus yang bisa dijadikan potensi pengembangan Kawasan ini untuk bisa
menjadi lebih maju dan juga. Juga berbagai rekomendasi yang telah diidentifikasi yang bisa dilanjutkan dengan kerjasama dan kolaborasi lintas sektor untuk percepatan Pembangunan di wilayah Kawasan ini. Telah diidenfikasi terkait fisik dan lingkungan, topografi dan ekosistem, bencana alam, dimensi sosial budaya berupa jumlah KK, lahan
pertanian, pola interaksi sosial dan integrasi budaya, dimensi ekonomi, serta komoditas utama wilayah ini dan rantai nilai komoditas meliputi produksi, panen, pengolahan, pengepulan dan distribusi.

Selanjutnya dimensi kelembagaan dan sarana prasarana.Di Kawasan Sapalewa tersebar beberapa titik transmigran. pendidikan di daerah transmigrasi cukup tertinggal. Perlu usaha-usaha program pengembangan di wilayah ini untuk bisa mengejar ketertinggalan.

Karena kalau SDM nya sendiri bagus-bagus dan punya potensi berkembang, apalagi sudah mulai generasi ke-2 dari sejak mulai tinggal
disini. Perlu ada program menanam orang di lokasi dengan cara memunculkan enabler secara masif untuk daerah terpencil serta usaha percepatan implementasi dan kurikulum
di daerah 3T yang bisa dikategorikan darurat percepatan. Sekolah,ketersediaan buku, dan Bahasa Adalah alat pemersatu bangsa. Juga bisa orang local yang bisa lanjut studi, namun topik riset dan pengabdian masyarakatnya di lokus ini, sehingga bisa dikawal perkembangan seterusnya dan berkelanjutan.

Kawasan Sapalewa, berbatasan dengan Taman nasional manusela yang eksotik.
Menyimpan potensi besar terkait beragam rempah kualitas dunia yangberorientasi konsep Kawasan, bukan hanya komoditas. keanekaragaman biodiversitas sekitar lokasi tersebut menjadi kekuatan. Diharapkan peningkatan kuantitas dan kualitas dari produksi Kawasan ini serta revitalisasi Kawasan. Hal penting lainnya adalah terkait teknologi penanganan pasca panen. Karena menjadi kunci tumbuhnya titik perekonomian baru yang akan menjadi kesejahteraan masyarakatnya.

Perlu bantuan pelatihan dan juga
optimalisasi BUMDES agar kegiatan ekonomi bergeliatan serta peningkatan peran pemberdayaan Perempuan. Produk di lokasi tersebut dapat berupa pangan fungsional, obat, dan kosmetik.

Lebih lanjut terkait solusi terkait harga jual yang rendah bisa menyertakan mitra
pemasaran produk. Lokasi uang unik dan eksotik bisa punya cita rasa unik yang
menggambarkan ekosistem yang berada di lokasi ini. Jika ditangani dengan baik akan menjadi ciri produk daerah ini.

Warga transmigrasi menyampaikan banyak hal terkait masukan perbaikan untuk ke depannya. Di antaranya disampaikan oleh Pak Yadi yang merupakan kepala Desa di SP 1 waimapin terkait apa yang harus segera dibenahi.

Di kesempatan terpisah, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara berpesan ke tim patriot ini untuk bisa memaksimalkan potensi yang ada di sapalewa ini dan merupakan 1 di antara 154 lokus yang menjadi daerah ekspedisi patriot. Juga kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala dinas transmigrasi provinsi Maluku.

Kerjasama seluruh stakeholder dan dukungan penuh dari berbagai instansi ini dharapkan bisa melancarkan rencana implementasi dari rekomendasi yang dilakukan. Kerjasama gotong royong menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan nanti.(DMC-01).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!