DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON–Pemerintah Kota Ambon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas keamanan serta kerukunan antarumat beragama di Kota Ambon.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan unsur pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah lembaga terkait di Kantor Balai Kota Ambon, Rabu (16/9/2026).
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengatakan kondisi masyarakat Kota Ambon yang memiliki latar belakang agama, budaya dan sosial yang beragam membutuhkan komitmen bersama dalam memelihara kehidupan yang harmonis.
Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat keamanan. Pemerintah dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang memungkinkan seluruh warga menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.
“Kita harus berupaya memastikan kota ini tetap aman, tenteram, dan damai dalam bingkai hidup bersaudara, agar semua warga dapat beraktivitas dengan nyaman. Pemerintah pun dapat fokus bekerja demi kepentingan masyarakat,” kata Wattimena.
Ia menilai, berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat perlu diantisipasi sejak awal. Penanganan setelah terjadi persoalan dinilai belum cukup untuk menjaga hubungan sosial tetap harmonis.
Wattimena mendorong agar pemerintah bersama Forkopimda, FKUB, tokoh agama dan tokoh masyarakat lebih mengedepankan pendekatan pencegahan melalui komunikasi serta edukasi kepada masyarakat.
“Sudah saatnya kita beralih dari sikap reaktif menjadi langkah preventif. Peran tokoh agama, alim ulama, pendeta, dan seluruh pihak terkait sangat penting untuk memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat agar kita saling memahami perbedaan yang ada,” ujarnya.
Ia berharap para tokoh agama dan elemen masyarakat dapat terus menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menghormati perbedaan dan menjaga persaudaraan.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, forum bersama seperti ini diperlukan untuk membuka ruang komunikasi dan membangun kesamaan langkah dalam menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan di Kota Ambon.
“Pertemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komitmen bersama dalam menjaga Ambon sebagai kota yang aman, damai dan hidup dalam semangat persaudaraan,” demikian Wattimena.(DMC-DS).















