DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura (FKIP Unpatti) terus memperkuat kualitas calon guru melalui Pembekalan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Tahun Akademik 2026/2027.
Sebanyak 670 mahasiswa dari 16 program studi mengikuti pembekalan selama dua hari sebelum diterjunkan ke 41 sekolah mitra di Kota Ambon, terdiri atas 11 SD, 15 SMP dan 15 SMA.
Dengan mengusung tema “Penguatan Kompetensi Calon Guru melalui Implementasi PLP II yang Profesional, Inovatif dan Berkarakter” itu dibuka oleh Dekan FKIP, Prof. Dr. I. H. Wenno,M.Pd di Gedung Student Center, Selasa (4/8/2026).
Usai membuka kegiatan, Dekan Wenno mengatakan, pembekalan bukan sekadar agenda seremonial sebelum mahasiswa memasuki sekolah, melainkan tahap penting untuk memastikan setiap calon guru memiliki kesiapan akademik, pedagogik, dan mental dalam menghadapi dunia pendidikan yang terus berubah.
Menurutnya, selama kurang lebih dua bulan praktik di sekolah, mahasiswa dituntut mampu merencanakan pembelajaran secara utuh, mulai dari menyusun perangkat ajar, mengembangkan bahan pembelajaran yang inovatif, hingga merancang sistem asesmen yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Dekan menilai kemampuan tersebut menjadi fondasi utama agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di bangku kuliah, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara profesional ketika berhadapan langsung dengan peserta didik di kelas.
Dalam pembekalan tersebut, FKIP juga menghadirkan para guru dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK sebagai narasumber sekaligus tutor lapangan. Kolaborasi ini diharapkan memberi gambaran nyata mengenai tantangan dan praktik terbaik yang akan dihadapi mahasiswa selama menjalani PLP II.
Lebih lanjut, Dekan menekankan bahwa seluruh peserta harus menguasai empat kompetensi utama guru, yakni kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial. Keempat kompetensi tersebut harus mampu diwujudkan melalui praktik mengajar yang efektif, inovatif, serta berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Ia juga mengingatkan bahwa paradigma pendidikan terus berkembang, sehingga calon guru dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan pendekatan pembelajaran, pemanfaatan teknologi dan tuntutan profesionalisme guru di era pendidikan modern.
FKIP Unpatti menargetkan setiap mahasiswa memperoleh pengalaman mengajar secara langsung sedikitnya enam kali selama praktik lapangan. Kesempatan tersebut diharapkan mampu mengasah keterampilan dasar mengajar sehingga lulusan FKIP benar-benar siap memasuki dunia profesi sebagai guru yang kompeten, inovatif, dan berkarakter.
Bagi FKIP Unpatti, pembekalan PLP II bukan hanya proses transfer pengetahuan, tetapi merupakan investasi untuk melahirkan pendidik masa depan yang mampu menjawab tantangan pendidikan sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah.(DMC-DS).















