DELIKMALUKU29NEWS.COM, DOBO,–Para Umat Muslim dan sekitarnya di Desa Gumsey, Kecamatan Sir-Sir, Kabupaten Kepulauan Aru akan memiliki Rumah Ibadah yang baru.
Hal ini diketahui dari proses pembangunan yang dilakukan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kepulaun Aru, menggandeng beberapa organisasi keagamaan lansung ke desa tersebut bergotong royong dengan warga setempat dalam proses pembangunan.
Rumah Ibadah untuk Umat Muslim ini bernama Langgar Al-Falah Desa Gumsey.
Awal peletakan batu pertama pada 3 Oktober 2026. Sebelum dibangun para pemangku kepentingan pembangunan Langgar AL – Falah Desa Gumsey telah berkoordinasi dan menemui langsung pemerintah Desa,BPD,Tua-Tua Adat,bahkan masyarakat Desa Gumsey. Hasil pertemuan itu warga sangat merespon baik untuk dilakukan pembangunan Langgar Al Falah di Desa Gumsey.
Dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah tersebut melibatkan sejumlah unsur organisasi keagamaan di Kabupaten Kepulauan Aru, yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).
Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Aru, Marwan Mardana, S.Mn., M.M., bersama Ketua BKPRMI, Alam Djilfufin, S.Pd.I., serta Ketua LPTQ, Armand Walay, S.Pi., M.Ec.Dev., menjadi bagian dari unsur yang memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana ibadah tersebut.
Ketua BKPRMI Kabupaten Kepulauan Aru, Alam Djilfufin,mengatakan bahwa Pembangunan Langgar Al-Falah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Desa Gumsey,
Langgar tersebut tidak hanya sebagai tempat melaksanakan sholat berjemaah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai Islam di lingkungan masyarakat.
“Langgar Al Falah bukan hanya untuk tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan dan penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan masyarakat,” ujar Alam, Jumat dalam (16/10/2026).
Selain itu, kata Alam, keberadaan langgar Al Falah tersebut juga diharapkan mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan, terutama dalam membina generasi muda agar semakin dekat dengan ajaran Islam.
Terakhir, dengan adanya pembangunan Langgar Al-Falah, masyarakat Desa Gumsey diharapkan memiliki sarana ibadah yang memadai untuk menunjang aktivitas keagamaan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga. (DMC-DS).















