DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Dadang Hartanto, menegaskan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.
Hal ini disampaikan Kapolda saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Rabu (1/7/2026).
Upacara tersebut dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, dalam amanatnya mengatakan, perjalanan Polri selama delapan dekade merupakan perjalanan panjang yang sarat dengan tantangan dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, usia ke-80 bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh warga.
Momentum ini merupakan refleksi atas perjalanan panjang Polri dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Irjen Dadang.
Ia menegaskan, setiap anggota Polri harus terus memegang teguh nilai-nilai pengabdian dan profesionalisme. Sebagai Bhayangkara Negara, setiap personel dituntut untuk mendedikasikan kemampuan, tenaga, dan integritasnya demi kepentingan masyarakat.
Kapolda juga menyoroti karakteristik Provinsi Maluku sebagai daerah kepulauan yang memiliki keberagaman suku, budaya, adat istiadat, agama, dan kepercayaan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kekuatan yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi, persatuan, dan budaya hidup orang basudara.
Di sisi lain, ia mengakui tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks, mulai dari perubahan lingkungan strategis, perkembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga keterbatasan sumber daya yang harus dikelola secara efektif.
Meski demikian, Dadang bersyukur situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Maluku hingga saat ini tetap aman dan kondusif. Ia menilai kondisi tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, TNI, Polri, aparat penegak hukum, lembaga negara, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat.
“Pencapaian ini bukan hasil kerja Polri semata, melainkan buah dari sinergi semua pihak yang memiliki komitmen menjaga kedamaian di Maluku,” katanya.
Ke depan, Polda Maluku, akan terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, profesional, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, penguatan sumber daya manusia Polri, serta dukungan terhadap berbagai program strategis pemerintah.
Selain itu, Polda Maluku juga akan memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, perguruan tinggi, media massa, serta masyarakat. Penguatan keamanan di ruang siber, respons cepat terhadap keluhan masyarakat, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia juga menjadi bagian dari prioritas kepolisian dalam menjalankan tugas.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga stabilitas keamanan di Maluku. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh personel Polda Maluku, ASN Polri, Bhayangkari, purnawirawan, dan warakawuri yang selama ini telah memberikan dedikasi, termasuk personel yang bertugas di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar Maluku.
Menutup amanatnya, Dadang mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelayanan kepolisian. Karena itu, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Polri untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyadari pelayanan kepolisian belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi penyemangat untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga kepercayaan masyarakat, serta bekerja lebih nyata, responsif, dan melayani dengan hati,” tegasnya.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Maluku dilanjutkan dengan atraksi peragaan kemampuan personel serta defile pasukan yang melibatkan berbagai satuan di lingkungan Polda Maluku sebagai bentuk kesiapan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terakhir dilanjutkan dengan acara Syukuran Hari Bhayangkara ke 80 Tahun yang berlangsung di Gedung Praza Presisi Manise Polda Maluku.(DMC-DS).
















