DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,–Komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat mendapat apresiasi dari Pemuda LIRA Maluku. Organisasi kepemudaan tersebut menilai langkah dan kinerja Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku dalam melaksanakan program pembangunan infrastruktur sumber daya air patut diapresiasi karena berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Sekretaris Pemuda LIRA Maluku Muhamad Gurium menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran atau jumlah proyek yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satu pengabdian nyata adalah menyalurkan air bersih di kabupaten seram bagian timur (SBT) saat el Nino melanda daerah tersebut.
“Sebagai pemuda asal SBT saya sangat mengapresiasi, bukan soal besarnya bantuan atau ratusan milyar anggaran yang dikucurkan akan tetapi bantuan sekecil apapun yang menyentuh kebutuhan mendasar rakyat adalah terpenting dari semua yang ada, “ungkap Gurium.
“Program pemerintah harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Apabila pembangunan benar-benar memberikan manfaat, tentu hal tersebut patut diapresiasi,”tamba ujar Gurium, yang juga mantan Sekretaris DPC GMNI Ambon itu.
Menurutnya, infrastruktur sumber daya air memiliki peran strategis bagi Maluku. Selain berkaitan dengan ketersediaan dan pengelolaan sumber daya air, pembangunan tersebut juga berhubungan erat dengan ketahanan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.
Pemuda LIRA Maluku berharap BWS Maluku dapat mempertahankan kinerja positif tersebut sekaligus terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program di lapangan. Transparansi, akuntabilitas, kualitas pekerjaan, serta pengawasan terhadap setiap proyek dinilai sebagai aspek penting untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat jangka panjang.
“Masyarakat membutuhkan pembangunan yang berkualitas. Setiap program harus memberikan manfaat dan memiliki masa layanan yang panjang,” tegas Gurium.
Ia juga mendorong penguatan komunikasi antara BWS Maluku, masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat sipil. Melalui keterbukaan dan pengawasan publik, setiap program pembangunan diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Pemuda LIRA Maluku menyatakan akan terus memberikan apresiasi kepada BWS Maluku yang mampu menunjukkan kinerja dan hasil kerja nyata. Di sisi lain, fungsi kontrol sosial tetap akan dijalankan sebagai bagian dari tanggung jawab masyarakat dalam mengawal proses pembangunan.
“Apresiasi dan kritik harus disampaikan secara proporsional, apabila terdapat kerja nyata yang dirasakan masyarakat, kita wajib memberikan apresiasi. Namun, apabila terdapat persoalan, hal tersebut harus dikritisi demi perbaikan,” kata Gurium.
Pemuda LIRA Maluku berharap semangat kerja nyata tersebut dapat terus dipertahankan sehingga pembangunan infrastruktur sumber daya air di Maluku tidak hanya menjadi proyek pemerintah, tetapi benar-benar menjadi warisan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Tentunya saya berharap bahwa BWS Maluku di bawa kepemimpinan Bapak Ruslan Malik terus berkarya, mengabdi, dan serta mendedikasikan diri untuk kepentingan rakyat bangsa, khususnya Maluku,” tutup Gurium.(DMC-DS).
















