Example floating
Example floating
Pemerintah

Pemuda LIRA Maluku Dorong BPJN Tak Sekadar Bekerja, Tapi Tinggalkan Karya Nyata untuk Daerah

42
×

Pemuda LIRA Maluku Dorong BPJN Tak Sekadar Bekerja, Tapi Tinggalkan Karya Nyata untuk Daerah

Sebarkan artikel ini

DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,- Pemuda LIRA Maluku mendorong Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan karya nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Wilayah Pemuda LIRA Maluku Muhamad Gurium, kepada media ini, Sabtu (29/8/2026).

Dorongan tersebut muncul di tengah besarnya harapan masyarakat Maluku terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang berkualitas, merata, serta mampu membuka konektivitas antarwilayah.

Muhamad Gurium mengatakan, pembangunan infrastruktur nasional di Maluku tidak boleh hanya berhenti pada penyelesaian proyek secara administratif, namun harus lebih dari itu, setiap pembangunan harus memiliki dampak nyata terhadap mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan.

“Kami mendorong BPJN Maluku untuk terus berkarya. Jangan hanya bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan, tetapi pastikan setiap pembangunan benar-benar meninggalkan manfaat dan karya nyata bagi masyarakat,” tegas Gurium.

Menurutnya, kondisi geografis Maluku yang merupakan wilayah kepulauan membutuhkan perhatian serius terhadap konektivitas darat.

Kata dia, Jalan dan jembatan bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi menjadi urat nadi yang menghubungkan masyarakat, pusat ekonomi, pelayanan publik, hingga kawasan-kawasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.

Karena itu, Pemuda LIRA Maluku meminta BPJN terus memperkuat kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan setiap pekerjaan infrastruktur.

Transparansi, akuntabilitas, kualitas pekerjaan, dan ketepatan sasaran harus menjadi prinsip utama dalam setiap pembangunan yang menggunakan anggaran negara.

Pemuda LIRA Maluku juga menegaskan bahwa dukungan terhadap BPJN bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol masyarakat.

Sebaliknya, kritik dan pengawasan publik harus ditempatkan sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kami akan tetap memberikan dukungan terhadap kerja-kerja positif BPJN, tetapi pada saat yang sama fungsi kontrol masyarakat juga harus berjalan. Kalau ada yang baik, tentu harus kita apresiasi. Kalau ada yang perlu dikritisi, harus kita sampaikan secara objektif,” ujar Gurium.

Pemuda LIRA Maluku berharap BPJN tidak berhenti pada capaian pekerjaan semata, tetapi mampu membangun kepercayaan publik melalui hasil pembangunan yang berkualitas dan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Sebab, bagi masyarakat Maluku, setiap kilometer jalan yang dibangun bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan tentang membuka akses, menggerakkan ekonomi, dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di pelosok daerah.

Pemuda LIRA Maluku pun menyatakan siap menjadi bagian dari masyarakat yang mendukung pembangunan sekaligus mengawal penggunaan anggaran negara agar benar-benar kembali dalam bentuk manfaat bagi rakyat.

“BPJN terus berkarya. Maluku membutuhkan pembangunan yang bukan hanya terlihat, tetapi benar-benar dirasakan,” tutup Gurium.(DMC-TIM).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *