DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,- Wadah Pembinaan Studi Anak-Anak Asal Dai (WAPEMSAD)-Ambon menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga yang hingga saat ini masih berjuang mencari kepastian atas anggota keluarga mereka.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan akan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan dana tunai guna mendukung proses pencarian lanjutan yang masih dilakukan secara mandiri oleh keluarga dan masyarakat.
Bantuan tersebut berasal dari partisipasi berbagai pihak yang dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.
Meskipun proses pencarian resmi telah dihentikan, keluarga korban hingga kini belum kehilangan harapan. Semangat untuk terus berupaya mencari dan memperoleh kepastian masih tetap terjaga. Karena itu, dukungan moral maupun material dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan.
WAPEMSAD Ambon menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata solidaritas dan rasa persaudaraan kepada keluarga korban yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami berharap bantuan sembako maupun dana tunai yang akan disalurkan dapat sedikit meringankan beban keluarga serta membantu upaya pencarian lanjutan yang masih akan dilakukan secara mandiri. Wapemsad Ambon juga berharap Pemerintah Provinsi Maluku dapat menunjukkan perhatian yang lebih nyata terhadap kondisi keluarga korban. Hingga berakhirnya proses pencarian resmi, perhatian yang diharapkan oleh keluarga maupun masyarakat Pulau Dai tidak terlihat sama sekali,” jelasnya Ketua Wadah Pembinaan Studi Anak-Anak Asal Dai (WAPEMSAD)-Ambon Beltasar Unulula, SH, dalam rilisnya yang diterima media ini, Sabtu,(20/06/2026).
“Kami berharap Bapak Gubernur Maluku dapat memberikan perhatian terhadap keluarga korban. Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan untuk memberikan dukungan moril dan penguatan kepada keluarga yang hingga saat ini masih berjuang mencari kepastian. Pada kesempatan ini, selaku ketua saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah membantu, Gerakan Membangun Maluku Barat Daya (GMBK)-Ambon, organisasi-organisasi mahasiswa asal Maluku Barat Daya, serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana dan mendukung terlaksananya aksi kemanusiaan ini,” tambah Unulula.
Pencarian resmi boleh berakhir, tetapi harapan keluarga dan kepedulian kemanusiaan tidak akan pernah berhenti.(DMC-DS).















