DELIKMALUKU29NEWS.COM,DOBO,-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menjadikan program penanaman 10 juta pohon kelapa sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Sabtu, (12/6/2026).
Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, mengatakan bahwa program tersebut dirancang sebagai investasi jangka panjang yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.
Menurutnya, kelapa merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, sehingga berpotensi menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Program 10 juta pohon kelapa ini menjadi prioritas pemerintah daerah karena kami ingin membangun fondasi ekonomi masyarakat yang kuat dan berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aru,” ungkap Kaidel.
Kaidel menjelaskan, pelaksanaan program tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah desa, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan.
“Selain penanaman, pemerintah juga akan mendorong penguatan sektor hilir agar hasil kelapa memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” ujarnya.
Selanjutnya, bupati berharap masyarakat dapat mendukung dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program tersebut.
Lanjut Kaidel, dengan luasnya potensi lahan yang dimiliki Kepulauan Aru, ia optimistis daerah ini dapat berkembang menjadi salah satu sentra produksi kelapa di kawasan timur Indonesia.
“Ini bukan hanya program menanam pohon, tetapi juga upaya membangun masa depan ekonomi masyarakat. Ketika pohon-pohon ini mulai berproduksi, manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat dan generasi mendatang,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menilai pengembangan sektor perkebunan, khususnya kelapa, dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan pembangunan. (DMC-DS).















