Delikmaluku29news.com, Ambon – Berawal dari pembakaran ban mobil bekas lantas memercik kobaran api menyebabkan empat aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) masing-masing Dalila Fani Loklomin, Lamping Rumfaran, Abu Ernas dan Amrin Rumatiga lari terbakar menyelamatkan diri saat mereka tengah menggelar unjuk rasa di kantor DPRD SBT, Kamis (4/9/2025).
Dalam aksi demonstrasi tersebut, para pendemo termasuk keempat mahasiswa nahas tersebut meminta DPRD Kabupaten SBT mencabut tunjangan dan hal-hak lain mereka di tengah jeritan lapar masyarakat di tengah gubuk-gubuk kemiskinan.
Informasi yang dihimpun Delikmaluku29news.com dari berbagai sumber menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat massa aksi demonstrasi membakar ban bekas sebagai bentuk protes. Mereka tak menyangka di tengah euphoria menggelar demonstrasi tersebut lantas membawa petaka bagi mereka sendiri. Selain membawa spanduk, pamflet, ban bekas, dan megafon, para pendemo juga membawa bensin.
Aparat Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang berada di lokasi demonstrasi berusaha menghentikan aksi tersebut, namun salah seorang demonstran menyiram ban mobil bekas dengan bensin hingga memercikan api yang tiba – tiba menyambar keempat aktivis PMII tersebut.
Akibatnya empat aktivis PMII tersebut dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga berita ini dipublikasikan belum diketahui kondisi terakhir kedua korban. (DMC-02)















