DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,-Terobosan jemput bola oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang membuka program pelatihan kerja gratis bagi masyarakat lokal, bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon mendapat pujian serta apresiasi dari peserta pelatihan.

Diketahui, Program tersebut merupakan hasil kerja sama strategis antara Pemkab MBD dan BPVP Ambon guna menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten menghadapi perkembangan industri dan investasi di kawasan perbatasan, termasuk proyek strategis nasional Blok Masela.
Pelatihan ini dibuka bagi masyarakat umum, khususnya putra-putri daerah yang ingin meningkatkan keterampilan kerja dan memperoleh sertifikat kompetensi nasional. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia industri.
“Karena itulah lewat kesempatan ini perlu kami ucapan terimakasih untuk Pemda MBD yang sudah berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak BPVP Ambon untuk bisa memberikan ruang untuk kami anak daerah mempunyai kesempatan untuk mengikut pelatihan di BPVP Ambon. Disinilah kami diajarkan untuk bisa bekerja dengan terampil. Untuk itu saya mewakili teman teman memberikan apresiasi dan manyampaikan terimakasih kepada Pemda MBD atas kerjasamanya dengan pihak BPVP Ambon sehingga kami bisa berkesempatan mengikuti kegiatan ini,” ungkap salah satu peserta pelatihan, Bastian Samadara, ketika berbincang-bincang dengan media ini.
Menurut Samadara, belum ada anak daerah yang melakukan pelatihan sama seperti dirinya bersama rekan-rekan lakukan. Mereka adalah peserta perdana dari MBD.
“Kenapa harus saya sampaikan karena selama ini anak MBD belum satupun mengikuti kegiatan ini hanya baru kami yang pertama masuk mewakili Pemda MBD gelombang pertama dalam rangka mempersiapkan sumberdaya manusia menyongsong ivent Blok Masela,” jelasnya.
Untuk itu, lanjut Samadara, pihaknya meminta kepada Pemda MBD agar bisa memprioritaskan tenaga-tenaga seperti dirinya dan teman-temanya, yang sudah mengikuti pelatihan saat ini.
“Kegiatan ini juga sangat berpotensi menurunkan tingkat pengangguran di daerah. Karena kami dipersiapkan untuk bisa membuka usaha secara mandiri dengan ilmu atau skil yang kami dapat. Sekali lagi terima kasih banyak Pemda MBD,” singkat Samadara.(DMC-TIM).















