DELIKMALUKU29NEWS.COM,TUAL,–Tidak menunggu lama, Polres Tual langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) mengamankan terduga pelaku penganiayaan di Kota Tual, Maluku, Sabtu (19/9/2026) diri hari.

Kasus penganiayaan yang diduga menyebabkan hilangnya nyawa korban Rivai Alwi Rahadat (22), diketahui melibatkan pemuda Kompleks Pertamina Bawah dan Kompleks Tembok Berlin. Aksi saling serang terjadi sekitar pukul 01.00 WIT di kawasan Pertigaan Charli, Kompleks Pertamina, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Masrum, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual.
Dalam insiden tersebut, kedua kelompok saling melempar menggunakan batu, kayu, dan benda keras lainnya. Mereka juga menggunakan panah wayar dalam aksi saling serang.

Akibat kejadian itu, Rivai mengalami luka akibat terkena panah di bagian dada. Korban kemudian dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun, Langgur, untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawa korban tidak tertolong. Rivai Alwi Rahadat dilaporkan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi membenarkan informasi tersebut.
“Iya dari kejadian salah paham antar pemuda kompleks dan ada satu orang meninggal. Tapi pasca kejadian itu personel polisi sudah amankan TKP. Situasi sudah kondusif terduga pelaku juga sudah diamankan,” ungkap Kombes Rositah, saat dikonfirmasi Delikmaluku29news.com, Sabtu malam.
Juru bicara Polda Maluku itu juga meluruskan jika tidak ada kejadian bentrok antar warga di Kota Tual.
Menurutnya, yang terjadi adalah masalah penganiayaan bersama yang melihatkan kompleks dengan kompleks.
“Itu insiden penganiayaan antar kompleks dengan kompleks. Hanya salah pahan biasa lalu terjadi penganiayaan itu. Personel polisi saat ini sudah ditugaskan untuk amankan TKP “singkat Kombes Rositah.(DMC-DS).
















