DELIKMALUKU29NEWS.COM,DOBO,- Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Kepulauan Aru telah tiba di Kota Ambon dan siap mengikuti MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Ambon.

Wakil bupati Kepulauan Aru Moh. Djumpa, sekaligus ketua rombongan Kafilah Kabupaten Kepulauan Aru menyampaikan bahwa seluruh peserta dalam kondisi siap untuk mengikuti seluruh rangkaian perlombaan yang akan berlangsung selama pelaksanaan MTQ di Ambon, Maluku.
“Kami sudah tiba di Ambon sejak kemarin dan malam ini siap mengikuti seluruh agenda MTQ. Kekuatan kontingen Kabupaten Kepulauan Aru berjumlah 55 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, official, dan para pendamping,” ujarnya, kepada wartawan, Senin, (22/6/26).
Ia menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Aru akan mengikuti enam cabang mata lomba dengan sembilan golongan yang dipertandingkan. Beberapa mata lomba menjadi target utama untuk meraih prestasi terbaik.
“Ada sekitar empat hingga lima mata lomba yang menjadi target kami. Tentu target utama adalah meraih juara. Kami berharap peserta-peserta terbaik yang kami kirim dapat membawa pulang prestasi, baik juara satu, dua maupun tiga. Semua peserta datang dengan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Kepulauan Aru,” katanya.
Menurutnya, persiapan telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya melalui pembinaan dan pelatihan intensif. Selain peningkatan kemampuan di bidang tilawah dan cabang lomba lainnya, kondisi fisik dan kesehatan para peserta juga terus dipantau.
“Peserta sudah kami bina dan latih selama beberapa bulan. Kesehatan mereka juga kami kontrol dengan baik. Kami yakin mereka mampu mengikuti seluruh perlombaan hingga selesai dalam kondisi yang prima,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keikutsertaan peserta dari Kabupaten Kepulauan Aru dalam MTQ tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga untuk menggaungkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
“Kami datang bukan hanya mengejar juara. Yang lebih penting adalah bagaimana hikmah dan makna Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas iman, akhlak, dan karakter generasi muda Islam di Kabupaten Kepulauan Aru,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kabupaten Kepulauan Aru merupakan daerah yang memiliki tingkat keberagaman yang tinggi dengan berbagai suku, etnis, dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis.
“Aru adalah daerah yang heterogen. Ada berbagai agama dan sekitar 30 etnis yang hidup bersama. Karena itu kami berharap para peserta tidak hanya pulang membawa prestasi, tetapi juga membawa akhlakul karimah, semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan yang dapat memperkuat kehidupan beragama di daerah kami,” katanya.
Melalui ajang MTQ ini, para peserta juga diharapkan dapat memperluas jaringan persahabatan dan silaturahmi dengan generasi muda Islam dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku.
“Mudah-mudahan pengalaman yang diperoleh selama MTQ ini menjadi bekal berharga bagi generasi muda Aru untuk terus berkembang dan menjadi bagian dari pembangunan daerah yang religius, damai, harmonis, dan maju sesuai visi pembangunan Kabupaten Kepulauan Aru,” pungkasnya.
Sementara itu, Armand Walay, kepala LPTQ Aru mengatakan para pelatih dan official optimisme terhadap kemampuan peserta yang telah menjalani proses pelatihan dan pembinaan secara maksimal.
“Meski waktu persiapan relatif singkat, kami telah berupaya semaksimal mungkin dalam membina dan melatih peserta. Dengan kerja keras dan doa bersama, kami berharap Kafilah Kabupaten Kepulauan Aru dapat meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di ajang MTQ Provinsi Maluku tahun ini 2026,” tutupnya. (DMC-DS).















