Delikmaluku29news.com,AMBON,-Salah satu proyek yang didesain sebaik mungkin untuk menjawab konektivitas nasional di kawasan Timur Indonesia yakni di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon,diduga berbau nepotisme.
Hal ini disebabkan lebih kurang sebulan ini tidak ada aktivitas di lokasi proyek. Padahal proyek baru dikerjakan pada bulan Juli 2025 lalu, dengan Penanggungjawab dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.
Data yang dihimpun Media Siber ini di lokasi proyek, beberapa mandor lapangan memilih mundur dari pekerjaan. Tak tahu alasannya apa, tapi ada indikasi kuat, pembayaran atau upah yang diterima tidak sesuai dengan volume yang dikerjakan.
“Banyak mandor lapangan sudah minta barhenti kerja itu. Bisa jadi karena upah kerja,” beber salah satu sumber di lokasi proyek.
Tak hanya itu, proyek yang dikerjakan dengan anggaran Multi Years ini diduga terjadi nepotismen besar-besaran. Bagaimana tidak, proyek ini milik Pelindo, yang kerjakan anak perusahaan Pelindo, dan dari situ anak perusahaan tunjuk Sub Kontraktor Lokal yang tidak punya modal mumpuni untuk menangani pekerjaan.
“Jadi ini kantornya anak perusahaan Pelindo, namanya PPI (Pelindo Property Indonesia) dan dia kasi sub kontraktor dari lokal yang tidak punya modal, jadi ini ada kepentingan besar sekali. Imbasnya proyek tidak ada aktivitas hampir sebulan ini,” beber dia.
Baginya, lanjut dia, setiap proyek yang baru dikerjakan harus berjalan terus. Mengapa pekerjaan pemerintah dengan anggaran besar begitu, tapi pekerjan bisa mandek. “Ini kan perlu dipertanyakan. Harus ada atensi dari pihak berkepentingan,” sebutnya.
Satu lagi,kata dia, jika turun hujan di Ambon dan sekitarnya, meskipun intensitas rendah tapi areal depan Terminal tergenang air. Ini karena selokat got tidak ada akses air mengalir dan pihak pekerja sampai hari ini pun tidak ada di lokasi sehingga jika hujan air tetap tergenang.
Sementara itu, Humas Pelindo Ambon Octaviana A, yang dikonfirmasi mengaku, progres pekerjaan proyek pelabuhan Yos Sudarso Ambon sudah mencapai target 5 persen.
“Jadi kemarin kan sudah disampaikan pak GM (General Manager Pelindo Cabang Ambon) juga bahwa progres pekerjaan sudah 5 persen, dan kalau bilang orang-orang tidak kerja kan tidak mungkin. Kalau orang tidak kerja tidak mungkin progres ada jalan,” singkat dia.(DMC-Red).















