DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,- Perkembangan teknologi informasi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AL) membawa dampak signifikan dalam berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan tinggi.
Di satu sisi mempercepat pekerjaan, namun di sisi lain berpotensi mengacaukan sistem dan validitas data jika tidak dikelola dengan baik.
Mengantisipasi hal tersebut, Universitas Pattimura mengambil langkah strategis melalui integrasi sistem data sebagai fondasi utama pengelolaan kampus berbasis digital.

Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, menegaskan bahwa integrasi data menjadi kunci penting dalam menghadapi derasnya arus perkembangan teknologi, termasuk AI.
“Kami di Universitas Pattimura telah mengambil langkah antisipatif dengan melakukan integrasi sistem data,” ujar Leiwakabessy kepada wartawan di sela-sela upacara Hari Pendidikan Nasional ke-78 yang berlangsung di lapangan depan Rektorat Unpatti, Ambon.
Ia menjelaskan, integrasi tersebut mencakup berbagai sektor penting dalam tata kelola kampus, mulai dari sistem kepegawaian, administrasi keuangan, perencanaan, absensi digital, hingga sistem akademik.
“Semua sudah berbasis pada integrasi sistem, sehingga membentuk satu ekosistem pengelolaan perguruan tinggi yang terpadu,” jelasnya.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam menjaga konsistensi dan keamanan data di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“Integrasi sistem ini penting untuk mengantisipasi perubahan teknologi informasi, terutama Artificial Intelligence yang berkembang sangat cepat,” tandas Leiwakabessy.(DMC-DS).















