Example floating
Example floating
/>
Pendidikan

Rektor Unpatti Profesor Fredy Leiwakabessy Pimpin Upacara Hardiknas 2026

20
×

Rektor Unpatti Profesor Fredy Leiwakabessy Pimpin Upacara Hardiknas 2026

Sebarkan artikel ini
Rektor Unpatti Prof. Fredy Leiwakabessy.
Example 468x60

DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,- Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di lapangan upacara kampus, Sabtu (2/5/2026).

Saat memimpim upacara, Prof Fredy membacakan pidato Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia sekaligus membuka secara resmi Pekan Seni Mahasiswa Kampus (PEKSIMIKA) Unpatti.

Dalam pidato Menteri yang dibacakan, tema Hardiknas 2026 yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ditegaskan sejalan dengan arah pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto.

Tema tersebut menjadi landasan transformasi pendidikan tinggi menuju Indonesia Emas 2045 melalui sistem yang inklusif, adaptif, dan berdampak.

Pidato itu menekankan tiga pilar utama transformasi. Pertama, perluasan akses pendidikan tinggi secara inklusif melalui program seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah dan beasiswa afirmasi.

Kedua, penguatan kolaborasi kampus dengan berbagai pihak untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Ketiga, pengembangan riset yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga menghasilkan inovasi dan dampak langsung bagi pembangunan.

Prof. Fredy Leiwakabessy dalam amanatnya mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Hardiknas sebagai momentum refleksi untuk memperkuat peran perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi harus menjadi pusat solusi, tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain memimpin upacara, Rektor Unpatti juga secara resmi membuka PEKSIMIKA sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan ekspresi seni mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan budaya dan sosial.

Dalam pidato Menteri juga ditegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna ilmu pengetahuan, tetapi harus menjadi pencipta. Melalui program Indonesia Road to Nobel Laureate 2045, pemerintah menargetkan lahirnya ilmuwan kelas dunia dari Indonesia.

Upacara Hardiknas di Unpatti ditutup dengan ajakan memperkuat partisipasi seluruh elemen bangsa dalam membangun pendidikan yang inklusif, relevan, dan berdampak. Semangat kebersamaan itu diyakini menjadi fondasi penting dalam menentukan arah masa depan Indonesia.(DMC-DS).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *