DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,-Jembatan Merah Putih (JMP),Jalan Penghubung kebanggaan orang Maluku dan Kota Ambon kembali dikagetkan dengan insiden bunuh diri di atas JMP. Padahal baru-baru ini baru saja terjadi hal yang sama.
Kali ini keputusan nekat diambil korban Anto Haninu alias Anto. Pria yang berprofesi sebagai PNS, Warga Asal Piru Pelita Jaya SBB, yang tinggal sementara di Galunggung Tanah Rata, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, itu nekat melombat ke bawah JMP.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 22.10 WIT.
Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang sebelumnya masih sempat menemaninya beraktivitas. Sebelum kejadian, Anto diketahui baru saja memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter bersama keluarga.
Dalam perjalanan pulang, ia meminta singgah di Jembatan Merah Putih untuk menikmati pemandangan malam Kota Ambon dari ketinggian. Namun, sesaat setelah turun dari sepeda motor, peristiwa tak terduga terjadi. Anto tiba-tiba terjatuh dari atas jembatan, membuat keluarga dan warga sekitar terkejut dan panik.
Insiden ini menambah catatan tragis, karena pada 26 Maret 2026, seorang perempuan muda bernama Sandra Vila Caniago (21) juga dilaporkan meninggal dunia setelah diduga melompat dari jembatan tersebut.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janete S. Luhukay, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban mengalami luka serius sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Korban mengalami patah pada kaki kiri dan tangan kiri, dan dinyatakan meninggal dunia. Saat ini jenazah telah berada di rumah keluarga di Waiheru,” ujarnya pada Kamis (9/04/226).
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini.(DMC-01).













