DELIKMALUKU29NEWS.COM,AMBON,-Tim penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Maluku Tenggara akhirnya buka suara soal motif pembunuhan terhadap Ketua DPD II Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.
Diketahui, peristiwa berdarah yang dilakukan kedua pelaku masing-masing, Hendrikus Rahayaan Alias Hendra dan Finansius Ulukyanan Alias Finis, terjadi pada, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara.
Saat itu Korban yang baru saja tiba dari Jakarta dengan pesawat, diserang oleh kedua pelaku.
Saat diringkus, kedua pelaku dihadapan penyidik mengaku, dendam karena korban adalah otak dibalik pembunuhan saudara kedua pelaku atas nama Fenansius Wadanubun alias Dani Holat. yang terjadi sejak Tahun 2020 lalu, di Jakarta samping apartemen Metro galaxi Kalimalang Bekasi.
Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, menyebut motif utama pembunuhan diduga dipicu dendam lama. Nus Kei diketahui memiliki konflik dengan kelompok John Kei, paman dari salah satu tersangka. Pada 2020, rumah Nus Kei di Tangerang pernah diserang kelompok tersebut.
Menurutnya, sesuai pengakuan kedua tersangka, awalnya, Minggu, (19/04/2026), sekira pukul 09.00 Wit, kedua tersangka menuju ke Bandara Karel Sadsuitubun Langgur dengan menggunakan sepeda motor Bison berwarna hitam, setibanya di Bandara kedua tersangka menunggu korban yang baru tiba dengan menggunakan pesawat dan berjalan keluar dari ruangan kedatangan.Tiba-tiba, kedua tersangka yang sudah menunggu diluar langsung melakukan penikaman terhadap korban secara berulang kali, setelah melakukan penikaman kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.
“Alat yang digunakan kedua tersangka yaitu pisau yang dipegang oleh masing-masing pelaku dan barang bukti pisau yang digunakan oleh kedua pelaku dibuang disekitar TKP. Kedua pelaku dendam karena korban adalah otak dibalik pembunuhan saudara kedua pelaku atas nama Fenansius Wadanubun alias Dani Holat yang terjadi pada tahun 2020 di Jakarta samping apartemen Metro Galaxi Kalimalang Bekasi,” tutup AKBP Suhendi.(DMC-DS).















