Example floating
Example floating
/>
Pendidikan

Mahasiswa Sejarah FKIP Ikut Sosialisasi Beberapa Jenis Beasiswa, Prof.Anderson Palinussa : Yang Harus Disiapkan Prestasi Akademik dan Kesiapan Administrasi

69
×

Mahasiswa Sejarah FKIP Ikut Sosialisasi Beberapa Jenis Beasiswa, Prof.Anderson Palinussa : Yang Harus Disiapkan Prestasi Akademik dan Kesiapan Administrasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Delikmaluku29news.com,AMBON,- Program studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura menggelar Sosialisasi Beasiswa denga Tema “Your Future, Our Priority: Scholarship Application Open” Wujudkan impian Kuliah tanpa Biaya dengan Berbagai Beasiswa.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Rabu, (4/3/2026).

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mensosialisasikan berbagai program beasiswa yang tersedia di lingkungan program studi kepada mahasiswa, sekaligus memberikan pemahaman komprehensif mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, jadwal seleksi, serta manfaat diperoleh guna mendorong peningkatan partisipasi dan kesiapan mahasiswa dalam mengakses peluang beasiswa.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Prof. Dr. Anderson L. Palinussa, dalam sambutannya menegaskan, program beasiswa yang tersedia saat ini merupakan peluang strategis yang harus dimanfaatkan mahasiswa secara optimal melalui peningkatan prestasi akademik dan kesiapan administrasi.

Prof. Anderson menyampaikan bahwa berbagai skema beasiswa, termasuk Beasiswa Pertamina, memiliki standar seleksi yang ketat, terutama pada aspek Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Mahasiswa dengan IPK minimal 3,5 berpeluang besar untuk memperoleh dan mempertahankan beasiswa secara berkelanjutan selama prestasinya konsisten.

Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga stabilitas capaian akademik.

Selain aspek akademik, Prof. Anderson juga mengingatkan pentingnya validitas dan sinkronisasi data pribadi mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan data kependudukan dan data pada dinas sosial. Ketidaksesuaian data dapat berdampak pada kelayakan penerimaan beasiswa, terutama pada skema bantuan yang berbasis kondisi ekonomi.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, tersedia beragam jenis beasiswa, seperti beasiswa afirmasi bagi mahasiswa dari wilayah tertentu, Beasiswa Bank Indonesia, beasiswa dari lembaga keagamaan, serta berbagai program bantuan dari lembaga pemerintah maupun swasta. Seluruhnya memiliki persyaratan yang jelas, dengan IPK sebagai salah satu indikator utama.

Menutup sambutannya, Prof. Anderson menegaskan bahwa mahasiswa yang ingin memperoleh beasiswa harus membangun kualitas diri, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam hal karakter, kedisiplinan, dan daya saing.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura, Rina Pusparani, dalam sambutannya menjelaskan, di Program Studi Pendidikan Sejarah, sebagian mahasiswa telah menjadi penerima KIP Kuliah maupun beasiswa lainnya. Namun demikian, dengan jumlah mahasiswa baru yang mencapai 169 orang, masih banyak mahasiswa yang perlu memperoleh informasi komprehensif mengenai berbagai skema bantuan pendidikan yang tersedia.

Ia mengaku, Universitas Pattimura saat ini memiliki sekitar 14 jenis beasiswa yang dapat diakses mahasiswa, sebagaimana telah diupayakan dan difasilitasi oleh pimpinan universitas, khususnya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Oleh karena itu, sosialisasi ini menjadi penting agar mahasiswa angkatan 2025 dan angkatan lainnya memahami bahwa peluang beasiswa tidak terbatas pada satu skema saja, melainkan tersedia dalam berbagai bentuk yang dapat membantu pembiayaan studi, bahkan mendukung kebutuhan akademik secara menyeluruh.(DMC-01).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *