Delikmaluku29news.com,Ambon,- Kondisi bangunan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 13 Ambon yang berlokasi di kawasan Negeri Lama, Kecamatan Baguala, sudah saatnya menjadi atensi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk segera dilakukan rehabilitasi. Bukan tak punya alasan, tapi sekolah dengan jumlah siswa sekitar 600 orang lebih ini, kondisinya memprihatinkan.
Sekolah ini di musim penghujan selalu mengalami banjir di halaman sekolah sampai di ruangan kelas, dan hampir seluruh ruangan kelas, plafon dan Keramik Lantai sudah rusak dan pecah.

Data yang di himpun Media Siber ini, halaman sekolah itu ketika musin hujan, banjir kerap meluap setinggi lutut orang dewasa. Ini disebabkan selokan got di depan pemukiman warga yang bersebelahan atau persis di depan pagar depan sekolah, tidak ada jalan bagi aliran air, sehingga kerap banjir melanda halaman sekolah hingga ke depan ruangan kelas.
“Jadi ini karena selokan got di depan rumah warga, yang bersebelahan langsung dengan tembok sekolah atau pagar sekolah itu tidak ada aliran air yang jalan, bahkan got kelihatan sudah dipenuhi longsoran tanah dan kotoran. Ini membuat kalau musin hujan, air selalu meluap masuk ke dalam halaman sekolah,” beber salah satu sumber media ini.
Seharusnya, kata sumber itu, Pemkot Ambon lebih fokus pada rehabilitasi bangunan dan perbaikan halaman sekolah. Karena jumlah siswa di sekolah itu berjumlah 600 orang lebih.
“Bukan mau mengeluh, tapi memang kondisi bangunan sekolah dan halaman sekolah harus segera diperbaiki, ini sebagai upaya untuk membuat para siswa senang dan nyaman mendapat pendidikan di SMP N 13 Ambon,” ungkapnya.
Sementara itu, terbaru, Pagar belakang sekolah,Jumat, 19 September 2025, sekitar subuh, tadi, roboh. Padahal tembok sekolah tersebut merupakan perbatasan dengan TPU Negeri Lama.
“Terbaru tembok bagian belakang sekolah roboh tadi. Ini tentunya menambah satu poin alasan juga untuk sekolah ini mendapat perhatian pemerintah Kota ini. Kasihan, ini bangunan sudah kelihatan tua, makanya kalau tidak diperbaiki takutnya akan berdampak buruk bagi kepentingan pembelajaran di sekolah itu,” tutup sumber itu.
Sementara itu, berdasarkan pantaun media siber ini, Wakil Walikota (Wawali) Ambon Ely Toisuta, Jumat,(19/9/2025) pagi, menyambangi sekolah tersebut. Kedatangan orang nomor dua di Pemkot Ambon itu didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon,Drs F.F Tasso. Keduanya disambut langsung Kepala SMP Negeri 13 Ambon Yandiana Tresia Plating, S.Si dan sejumlah dewan Guru.
Kunjungan Politisi Partai Golkar itu, langsung mengecek seluruh ruangan kelas belajar siswa-siswi. Dihadapan para murid, Ely Toisuta, mengaku kalau baru pertama kali melakukan kunjungan di sekolah-sekolah di Kota Ambon, dan SMP Negeri 13 Ambon merupakan sekolah pertama yang ia kunjungi.
“Hari ini saya melakukan kunjungan kerja di sekolah-sekolah dan di SMP N Negeri 13 ini adalah sekolah pertama yang saya datangi atau kunjungi,” ungkap Toisuta, disambut tepuk tangan para murid.
Menurutnya, kondisi SMP N 13 Ambon saat ini tidak baik-baik saja. Kondisi tidak baik-baik dalam arti, kondisi fisik bangunan sekolah yang tidak memadai untuk kepentingan para siswa. Untuk itu Pemerintah Kota Ambon memohon maaf kepada para siswa-siswi semua, karena kondisi keuangan Pemkot Ambon yang tidak terlalu banyak.
“Meskipun keuangan Pemkot ini tidak terlalu banyak, saya berharap tahun depan sekolah ini sudah bisa direhab sebagus mungkin agar sekolah ini menjadi sekolah ternyaman bagi para siswa yang menimba ilmu di sini,” jelas Toisuta.
Sementara itu, Kepala SMP N 13 Ambon, Yandiana Tresia Plating,mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan pertama Wakil Walikota Ambon,Ely Toisuta di SMP N 13 Ambon.
“Ini kunjungan pertama Ibu Wakil Walikota Ambon bersama pak Kadis Pendidikan dan rombongan di SMP N 13 Ambon. Tuhan Berkati Tugas dan Karya Ibu Wakil Walikota dalam rangka meningkatkan Kualitas Pendidikan di Kota Ambon. Beta Par Ambon-Ambon Par Samua,” singkat Yandiana Tresia Plating melalui Akun Fesbuk “Diana”, yang dikutip Delikmaluku29news.com, Jumat, Malam.(DMC-01).















