Example floating
Example floating
/>
Umum

Warga Soroti Aset Milik Puskesmas Wulur, Diduga Sudah Dijual

25
×

Warga Soroti Aset Milik Puskesmas Wulur, Diduga Sudah Dijual

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DELIKMALUKU29NEWS.COM,MBD,- Fasilitas penunjang mobilisasi tenaga medis berupa mesin tempel Johnson 40 PK milik Puskesmas Wulur, yang berada di Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dilaporkan hilang.

Kehilangan ini berpotensi menghambat pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang bergantung pada transportasi laut.

Informasi dari masyarakat setempat menyebutkan mesin tempel 40 PK itu awalnya disimpan di gudang milik Puskesmas Wulur, namun belakangan baru diketahui sudah tidak berada di tempat penyimpanan.

Mesin tersebut sebelumnya digunakan sebagai sarana transportasi laut untuk menunjang mobilisasi tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, menyebut ada terdapat indikasi kuat aset merupa mesin tempel tersebut telah dipindahtangankan tanpa prosedur dan tanpa persetujuan resmi.

“Kemungkinan sudah dijual, karena setelah kita cek mesin ada di salah pegawai kecamatan Damer, dan informasi kita dapat mesin itu sudah di jual ke Dia (pegawai kecamatan),” akui salah satu warga desa Wulur, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, jika mesin tempel Jonson 40PK aset Puskesmas Wulur berpindah tangan atau dijual, degan demikian dugaan kuat mengarah adanya keterlibatan oknum pimpinan di internal Puskesmas Wulur, yang bertanggung jawab atas pengelolaan aset dimaksud.” Kan tidak mungkin dijual oleh masyarakat. Pasti orang dari dalam Puskemas,” katanya.

Dengan hilangnya aset milik Puskesmas Wulur, bahkan dinformasikan telah dijual, sumber ini meminta agar Pemerintah Kabupaten Maluku Barat (MBD) melalui intansi terkait untuk mengambil tindakan tegas.

“Aset berupa mesin jonson ini sangat penting, terutama bagi para tenaga medis. Kepala Dinas Kesehatan harus lakukan evaluasi dan tegas. Masalah ini Kapusnya (Kepala Puskesmas) yang harus beratangung jawab,” harapnya.

Diketahui, Puskesmas Wulur, yang berada di Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dipimpin oleh Marhayati Rumihin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten MBD, Ateng Rahakbau dikonfirmasi terpisah terkait aset Puskesmas Wulur diduga dijual, Ia manegaskan akan segera menindak lanjuti.” Nanti beta (saya) tindaklanjuti lagi,” ucap Ateng Rahakbau.

Sementara Kepala Puskesmas Wulur, Marhayati Rumihin, bantah aset Puskesmas berupa mesin tempel 40PK yang disebut dijual tidak benar.

Menurutnya, mesin tersebut dipinjamkan ke salah satu pegawai kantor Camat Damer bernama Yopy Talakua oleh Abraham Tulurwowan tanpa sepengetahuan dirinya selaku Kapus Wulur.

” Dan itu saya sudah buat laporan ke Dinas. Tetapi setelah kita cek ternyata mesin itu dipinjamkan ke Yopy Talaku oleh Ampi (Abraham Tulurwowan-red). Jadi laporan bahwa dijual itu tidak benar ,” kata Marhayati Rumihin.

Menurut Marhayati Rumihin, setelah mengetahui keberadaan mesin, Ia langsung berkoordinasi dengan Camat Damar, Tery Leinussa, agar aset milik Puskesmas Wulur dikembalikan.

“Dan Saya juga sudah sampaikan ke Yopy agar segera mengebalikam mesin itu ke Puskesmaa. Tetapi katanya mesin itu rusak dan sedang diperbaiki di Ambon, Yopy juga sudah sampaikan ke Saya segera mengmbil mesinnya dan dikembalikan ke Puskesmas,” kata Marhayati.(DMC-DS).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *