Example floating
Example floating
/>
Hukum

Miris ! Dana Hibah PSDKU Unpatti Dobo Tiap Bulan Mengalir ke Petinggi Aru, DPRD dan Oknum Kepala OPD Ikut Kecipratan?

229
×

Miris ! Dana Hibah PSDKU Unpatti Dobo Tiap Bulan Mengalir ke Petinggi Aru, DPRD dan Oknum Kepala OPD Ikut Kecipratan?

Sebarkan artikel ini
Kondisi PSDKU Unpatti Dobo.
Example 468x60

Delikmaluku29news.com,DOBO,-Bukti kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Pemda Aru sebesar Rp.82 miliar di PSDKU Unpatti Dobo, satu persatu mulai terungkap.

Ada petinggi di Kabupaten Jargaria itu setiap bulan menerima uang dalam bentuk amplop dari pengelolaan dana hibah di kampus tersebut.

Menurut sumber media ini, para pihak yang menerima uang itu adalah diduga mantan Bupati, salah satu OknumĀ  Kepala Dinas , serta DPRD setempat.

“Jadi memang untuk orang-orang itu saya tahu persis, setiap kali bendahara di kampus taru uang di Amplop bawa ke sana, tapi untuk ke sana apakah orang-orang yang disebutkan itu terima amplop benar atau tidak saya tidak bisa pastikan karena tak punya bukti foto. Tapi kalau untuk ke Kapolres dan Kajari, itu saya tidak tahu, hanya yang saya sebutkan di atas itu saja,” beber sumberĀ  yang mewanti-wanti namanya tidak boleh disebutkan, melalui selulernya, Senin (13/10/2025).

Kata dia, kampus PSDKU Unpatti Dobo, manajemennya harus tertib, artinya kalau keputusan pimpinan seperti apa, sekalipun kebijakan tidak rasional, tapi bawahan wajib hukumnya ikut.
“Di sana kalau pun kita menantang maka out kita, seperti itu,” jelasnya.

Dia mengaku, selama ini Pemda Aru setiap tahun memberikan hibah Rp.10 miliar, tapi pengelolaan uang itu tak tahu digunakan untuk apa saja, padahal tujuan diberikan hibah itu agar peningkatan pendidikan di kampus tersebut bisa ditingkatkan, apalagi dengan latar belakang berada di daerah pulau-pulau.

“Untuk 10 miliar tiap tahun dari Pemda itu benar. Pemda di sana sangat mendukung adanya kebutuhan PSDKU Unpatti di sana, tapi ya, uang-uang itu tidak tahu digunakan untuk apa saja,” bebernya.

Mirisnya lagi, lanjut dia, pernah pihak kampus survei pembangunan kampus di Pulau Wokam, tapi sampai saat ini pembangunan tidak jalan. Gedung yang kini digunakan kampus adalah aset Pemda Aru.

“Memang pengelolaan dana hibah ini tuai masalah, polisi harus usut hal ini sampai tuntas,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, tim penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Aru saat ini sedang melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi dana Hibah di Kampus PGSDKU Unpatti di Dobo.

Tidak main-main, sekitar ada 100 orang telah diperiksa ditahap penyelidikan awal. Para pihak yang diperiksa adalah dosen dan pegawai PSDGKU Unpatti Dobo.

“Ada sekitar 100 orang kita periksa di tahap penyelidikan ini, prosesnya masih berlanjut, kita tegak lurus ya,” ungkap Kapolres Aru, AKBP Alberth Perwira Sihite kepada Delikmaluku29news.com,via selulernya, Minggu (12/10/2025).

Menurutnya, karena ini mengakut dana hibah untuk kepentingan kampus, tapi diduga mengelolaannya tidak sesuai ketentuan sehingga Polres Aru berjanji usut kasus ini hingga tuntas.

“Intinya kita tetap usut sampai tuntas, sekali lagi kita tegak lurus ya,” tegas AKBP Alberth.(DMC-TIM).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *